
Telkomsel Perbesar Penguasaan
Segmen Kelas Bawah
Operator seluler PT Telkomsel memperbesar penguasaan pasar telekomunikasi di Tanah Air dengan lebih membidik segmen pelanggan kelas bawah.
Vice President Telkomsel Area Jawa Bali, Gilang Prasetya, kepada wartawan di Surabaya, Jumat, mengatakan potensi pasar kelas bawah masih sangat besar dan menjadi bidikan operator melalui produk perdana berharga murah serta terjangkau.
"Kami memperhatikan pola komunikasi pelanggan seluler saat ini yang membutuhkan layanan dengan tarif murah, namun tetap berkualitas. Potensi ini ada di segmen kelas bawah," kata Gilang Prasetya saat peluncuran kartu perdana Simpati Rp5.000.
Ia menjelaskan Telkomsel membidik semua segmen pasar dari kelas atas, menengah hingga bawah melalui beragam produk.
"Kalau kami ibaratkan sebuah piramida, pasar low-end (kelas bawah) yang pangsanya sangat besar berada di bagian terbawah," ujarnya.
Peluncuran kartu perdana Simpati Rp5.000 merupakan salah satu strategi untuk menggaet potensi kelas bawah tersebut. Pengguna akan mendapatkan gratis 100 SMS dan akses internet 1 MB serta berbagai bonus layanan lainnya.
Selama ini, Simpati lebih fokus membidik segmen pasar pelanggan kelas menengah, sedangkan segmen kelas bawah dengan produk kartu AS.
Hingga saat ini, Telkomsel memiliki lebih dari 57 juta pelanggan kartu Simpati secara nasional atau sekitar 60% - 70% dari total pelanggan yang dimiliki.
"Produk baru ini berbeda dengan kartu AS, kendati pasar yang dibidik sama-sama kelas bawah. Ada banyak nilai tambah yang kami berikan kepada pelanggan untuk produk baru ini," tambah Gilang Prasetya.
Pada tahap awal, Telkomsel akan mendistribusikan sebanyak 70.000 kartu perdana Simpati Rp5.000 di Jawa Timur. Jumlah serupa juga akan dilempar ke pasar Yogyakarta dan Jawa Tengah, sementara untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara akan didistribusikan sekitar 40.000 kartu.
Categories:
BERITA IT